Surat Kumiko untuk Suaminya

KAU pasti kaget dan khawatir mendapati aku tiba-tiba menghilang tanpa sepatah kata pun. Aku tadinya berniat menyuratimu dan menjelaskan segalanya, tapi waktu terus berlalu sementara aku sibuk memikirkan bagaimana semestinya kuutarakan apa yang kurasakan ini agar kau mengerti. Aku, benar-benar merasa bersalah padamu. Sekarang ini kau mungkin tengah mulai menduga bahwa aku punya hubungan gelap dengan seseorang. Ya, aku telah berhubungan dengannya selama tiga bulan … Lanjutkan membaca Surat Kumiko untuk Suaminya

Perampokan Toko Roti Jilid 2

AKU masih belum yakin apakah memberitahu istriku tentang pengalamanku merampok sebuah toko roti adalah keputusan yang benar. Tapi kemudian aku berpikir, ini mungkin bukanlah soal benar atau salah. Katakanlah, keputusan yang salah bisa menghasilkan sesuatu yang benar, juga sebaliknya. Aku sendiri meyakini bahwa, kenyataannya, kita tak pernah benar-benar memilih apa pun. Sesuatu terjadi. Atau tidak. Jika kau melihat dengan caraku ini, maka itu terjadi begitu … Lanjutkan membaca Perampokan Toko Roti Jilid 2

Batu Berbentuk Ginjal yang Berpindah-pindah Setiap Harinya

JUNPEI berumur enam belas tahun ketika ayahnya mengatakan hal ini. Benar, mereka memang ayah dan anak; darah yang sama mengalir di tubuh mereka. Tapi mereka tidak begitu dekat sampai-sampai saling membuka diri satu sama lain, dan adalah sesuatu yang janggal jika ayah Junpei memberinya semacam nasihat atau petuah filosofis seperti itu. Perubahan ayahnya yang didapatinya hari itu pun tertanam di dalam benaknya sebagai ingatan yang … Lanjutkan membaca Batu Berbentuk Ginjal yang Berpindah-pindah Setiap Harinya

Sesosok Monster Hijau-Kecil

SUAMIKU berada di kantor seperti biasanya, dan aku bingung mau melakukan apa. Aku duduk seorang diri di kursi di dekat jendela, memandangi taman di balik gorden. Bukan berarti aku punya alasan tertentu memandangi taman. Aku hanya tak tahu lagi apa yang mau kulakukan. Dan aku pikir, cepat atau lambat, jika aku duduk di sana memandangi taman, sesuatu mungkin akan melintas di benakku. Di antara banyak … Lanjutkan membaca Sesosok Monster Hijau-Kecil

UFO di Kushiro

LIMA hari berturut-turut perempuan itu menghabiskan waktunya di depan televisi, mengamati reruntuhan bank dan rumah sakit, toko-toko yang terbakar, rel kereta api dan jalan raya yang terhambat. Ia tak mengucapkan satu kata pun. Terbaring di bantal sofa, mulutnya terkatup rapat. Ia tak menjawab ketika Komura mengajaknya bicara. Ia tak menggelengkan kepala ataupun mengangguk. Komura bahkan tak yakin suaranya itu sampai di telinga perempuan itu. Perempuan … Lanjutkan membaca UFO di Kushiro